hidup holistik

Beraktivitas Selaras Ritme Tubuh dan Alam (Ikhtiar Mengoptimalkan Karunia Energi ‘dari’ Sang Khaliq)

(Refleksi Kelas Ritme Tubuh, Ritme Alam dan Keselarasannya) Pada refleksi kelas pertama di tulisan sebelumnya dijelaskan bahwa hidup holistik adalah salah satu ikhtiar berkehidupan selaras fitrah. Tentunya kita perlu kembali merenungi sebenarnya bagaimana fitrah kita sebagaimana tujuan penciptaan kita di bumi-Nya ini. Maka, semua hal yang kita ikhtiarkan pada akhirnya perlu bermuara pada tujuan hidup …

Continue Reading
hidup holistik

Hidup Holistik, Ikhtiar Berkehidupan Selaras Fitrah

(Refleksi Kelas Konsep Ilmu Kesehatan Holistik Untuk Muslimah) Beberapa bulan belakangan ini, saya sedang berenergi untuk mengikuti beberapa kelas. Meski kadang merasa terlalu ambis, tetapi saya pastikan sudah benar-benar dengan kesadaran saat mengisi form pendaftaran, meski terkadang merasa burnout hehe. Terlebih untuk mengisi waktu luang di antara aktivitas saya yang saat ini menjadi seorang istri. …

Continue Reading
curhatAv jurnal pernikahan

Derita Suaminya Sang Pengidap Bipolar

Hai, akhirnya aku nulis di blog lagi! Bukan gak pernah nulis lagi sih, lebih tepatnya aku masih sering menulis coretan di jurnal pribadiku, literally coretan atau berisi keluhan dan ekspresi depresiku beberapa hari kebelakang. Ntahlah, seminggu terakhir aku merasakan depresi yang begitu hebat. Merasa sangat tidak bernergi, murung, hanya bisa tidur dan tidur. Kamu depresi? …

Continue Reading
suara bumi

Tragedi, Sisa Konsumi dan Pengendalian Diri

(Refleksi Hari Peduli Sampah Nasional 2022) Menolak lupa bahwa sampah ternyata ‘bisa’ membawa musibah. Hari itu, 21 November 2021, tepat 17 tahun yang lalu terjadi tragedi TPA Leuwi Gajah di Bandung yang menyebabkan 147 juta saudara kita menjadi korban dan 2 desa terhapus dari peta. Tragedi tersebut disebabkan oleh adanya ledakan TPA gas methan karena …

Continue Reading
jurnal pernikahan

Persiapan Penting Sebelum Nikah

Hi! Kali ini saya ingin bercerita tentang beberapa hal yang saya obrolkan dengan suami ketika menuju pernikahan. Bukan! bukan tentang mencari vendor, memilih WO atau mencari vanue untuk resepsi pernikahan. Tetapi beberapa hal esensial untuk kehidupan paska pernikahan yang kami obrolkan sebelum menikah, sebagai berikut: 1.Value hidup Value hidup di sini tentang bagaimana prinsip hidup …

Continue Reading
jurnal pernikahan

Resep Minuman Rempah Souvenir Minim Sampah

Halo, akhirnya nulis lagi setelah kemaren-kemaren dekooor terooos. Ngomong-ngomong ketika saya menulis ini tepat H-3 menuju hari pernikahan, huaa deg-degan ternyata bun. Pada tulisan ini saya ingin berbagi resep mengenai beberapa jenis minuman rempah yang kami jadikan souvenir pernikahan. Ini hanya sedikit referensi aja, sisanya diinternet banyak juga kok, bund. Rosella Merah dan Gula Batu …

Continue Reading
jurnal pernikahan

Undangan Minim Sampah

Undangan Fisik Minim Sampah Pada proposal pernikahan, kami mengajukan undangan yang dibuat hanya undangan digital saja. Simpel saja, cukup bikin e-flyer dan video, pada awalnya. Namun setelah mengomunikasikannya, kata orang tua saya tetap harus menggunakan undangan fisik bagi beberapa orang. Karena katanya tidak semua orang punya gadget dan tidak semua orang tua paham kalo diundang …

Continue Reading
jurnal pernikahan

Konsep Natural, Bahan Dekor ‘Nyari’ Langsung di Alam?

Sebagaimana yang telah saya ceritakan di tulisan-tulisan sebelumnya bahwa saya memilih pernikahan sederhana dengan salah satu nilai yang kami angkat adalah aspek natural. Konsep natural dalam segala hal, mengoptimalkan sumber daya yang ada di sekitar, menggunakan dekorasi dari alam, mengupayakan seminim sampah mungkin! Apakah benar kami ‘cari’ di alam? Mulungin Bunga Pinus Ya, benar!Beberapa waktu …

Continue Reading
jurnal pernikahan

Hajat Balik Modal dan Pro Kontra Nikah Sederhana

Perjalanan kami untuk merencanakan konsep pernikahan sederhana dan minim sampah memang tidak mudah. Pengaruh budaya pernikahan yang harus ramai dan mewah masih menjadi referensi utama kedua orang tua kami, terutama ibu sambung saya. Namun, setelah perlahan dikomunikasikan dan mengalami beberapa perbaikan akhirnya kami menemukan titik temu yang sama-sama menyamankan. Meski di tengah jalan terkadang kedua …

Continue Reading
jurnal pernikahan

Hasil Revisi Pengajuan Proposal Pernikahan

Penyusunan konsep pernikahan sudah kami rampungkan secara detail, sebagaimana saya ceritakan pada tulisan sebelumnya. Bahkan saya dan calon suami melakukan briefing membahas PPT proposal pernikahan yang telah kami susun untuk menyamakan persepsi saat menyampaikan kepada orang tua. Setelah mengkomunikasikan, orang tua kami secara keseluruhan setuju dengan konsep pernikahan kami yang sederhana dan tidak harus mewah-mewahan. …

Continue Reading
jurnal pernikahan

Konsep dan Proposal Pernikahan

Pada tulisan ini saya akan bercerita tentang konsep dan proposal pernikahan yang kami rencanakan setelah kami melaksanakan lamaran. Konsep pernikahan yang kami rencanakan ini didasarkan pada beberapa value yang kami pegang dan sepakati. Kami adalah pasangan yang berkepribadian introvert, sehingga kami mudah kehilangan energi ketika menghadiri acara yang ramai, termasuk ketika kami harus kondangan dan …

Continue Reading
hidup holistik

Jebakan Konsumerisme Saat Harbolnas

Menuju 12.12 disebut sebagai Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Banyak orang yang bela-belain bergadang hanya untuk menunggu tepat pukul 12 malam agar tidak kehabisan promo. Pada hari itu banyak promo, diskon, bahkan tawaran cashback yang menggirukan. Momen ini dijadikan kesempatan untuk memperluas jangkauan pasar bagi para pelaku bisnis. Istilahnya perusahaan tersebut sedang bakar uang. Bakar …

Continue Reading
jurnal pernikahan

Less Waste Invitation

WALIMATUL ‘URS NAZLA & IQBAL minimalist | natural | less waste Tanpa Mengurangi Rasa Hormat,kami mengundang: di Tempat Tentang THAYYIBAH NAZLATUL AIN, S.T(NAZLA)Putri ketiga dari Bapak Agus Saripudin dan Ibu Mumuy Munawaroh (Almh) Wordpress Instagram M. IQBAL SUTISNA, S.PD(IQBAL)Putra pertama dari Bapak Ateng Sutisna dan Ibu Susilawati Twitter Instagram Lini Masa Undangan Lini Masa Ini …

Continue Reading
kabar pendidikan

Belajar dan Menebar; Dua Mata Koin Esensi Kehidupan

(Sebuah Refleksi dari Sesanti Bakuning Hyang Mrih Guna Santya Bhakti) Oleh: Thayyibah Nazlatul Ain Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti, sebuah kalimat yang membuat mata saya tertuju dan membacanya berulang-ulang meski belum mengetahui artinya saat itu. Ntah mengapa, sejak dahulu saya selalu jatuh cinta pada pribahasa kuno. Meski tidak mengetahui maknanya, tapi rasanya selalu ada …

Continue Reading
ruang bertumbuh

Mendengar Diri; Apa yang Mencuri Kewarasanmu? (Jurnal #1 Kelas Home Management)

Saat membaca sebuah posting di instagramnya Ibu Deasi Srihadi, seorang ibu yang sangat menginspirasiku sejak awal masuk kuliah dulu pada tahun 2017. Ibu dari banyak anak yang hidup berhomestead, pengajar home schooling bagi anak-anaknya, pembisnis lestari dengan produk selaras alamnya, dan tentunya praktisi berpengalaman hidup berkelanjutan. Ibu Deasi memposting kelas “Home Management”, aku baca sekilas …

Continue Reading
ngebolang

Menjelajah Nilai; Aku Tidak Setuju Harus Melawan Covid-19

(Pengalaman Kontak dengan Pasien Positif) Malam itu, aku mendapatkan sebuah pesan dari temanku, “nas, aku positif, maafin“. Aku kaget, pasalnya selama 2 hari aku menemaninya sakit dan mengetahui kabarnya saat kami sudah berpisah beberapa jam setelah aku pulang kos. Aku benar-benar speechless, karena sudah pasti kami kontak sangat intens selama ini. Aku kaget dan menghela …

Continue Reading
ngebolang

Jelajah di Tengah Pandemi

“Nas, kok pandemi gini malah jalan-jalan ke luar kota?” Aku nekat ke luar kota bukan tanpa alasan tapi tidak juga menentukan banyak tujuan. Memutuskan untuk berjelajah setelah lebih dari 1 tahun diam di rumah. Aku memang sudah merencanakannya cukup lama, ini caraku untuk menjaga mental tetap waras. Meski aku seorang introvert tapi bukan berarti aku …

Continue Reading
ngebolang

Terimakasih, Pak Sopir (Menuju Ke Tasikmalaya)

Kenalkan, PTH adalah penjelajahan tanpa harapan hihihi. Ah ngasal aja ngasih namanya mah. PTH akan menjadi cerita penjelajaan panjang dengan setiap nilai yang kudapatkan. Perjalanan yang membawaku belajar untuk lebih terbuka, lebih mendengarkan dan merendahkan harapan. Memutuskan untuk melakukan perjalanan bukanlah tanpa alasan, namun tidak pula memiliki banyak tujuan. Selama 1 tahun lebih aku di …

Continue Reading
curhatAv

Terlalu Dini untuk Memilih Hidup Sederhana?

Setelah kurang dari 4 tahun berkuliah sebagai mahasiswa Teknik Lingkungan, aku sangat bersyukur dengan semua proses yang telah kulalui dengan hasil terbaik, menurutku hihi. Meski terkadang aku merasa bahwa aku tidak begitu bekerja keras karena tidak merasakan banyak drama sampe nangis-nangis seperti teman-temanku selama menjalani tugas besar apalagi tugas akhir. Ntahlah, yang pasti aku sangat …

Continue Reading
curhatAv

Mengikuti Nilai Hidup, itu Idealis?

Beberapa hari yang lalu, aku beberes beberapa berkas yang menumpuk di lemari. Decluttering seluruh dokumen dari TK hingga aku kuliah sekarang. Membuang beberapa kertas yang udah gak kepake lagi. Tiba-tiba aku menemukan selembar sertifikat hasil test minat bakatku di tahun 2009, tepatnya saat aku SD kelas 5 kalo tidak salah. Aku cukup tercengang dengan hasil …

Continue Reading
gaya hidup

Sudahkah ‘Beretika’ dalam Berkonsumsi ?

(Refleksi Hidup Berkesadaran dari Sampah Makanan) “Neng, makannya harus habis ya, nanti nangis, lo!” “Itu yang tertinggal di jari-jari, diabiskan!” Kalimat-kalimat yang diulang-ulang oleh Mama sejak aku kecil dulu. Lama-lama bosan juga sampai sudah hafal betul bagaimana nada dan intonasi mama mengucapkannya. Bagaimana tidak? Setiap hari makan minimal 3 kali di rumah dan kalimat-kalimat itu …

Continue Reading
curhatAv

Melepaskan Tanpa Harapan

Jatuh cinta adalah keniscayaan dan fitrah yang tak bisa dilawan. Biarkan cinta tetap jadi anugerah dengan penerimaan, karena merawatnya adalah sebuah pilihan. Memutuskan untuk memelihara tak mesti harus memiliki. Karena ku tahu, aku mencintai yang sewaktu-waktu akan pergi. Maka, tak pantas ku dekap perasaan yang di luar kendali, bergantung pada nafas yang tak akan pernah …

Continue Reading
gaya hidup hidup holistik

Slow Living di Tanah Cirengrang

(Retrospeksi 2# Pejelajahan Nilai Gerakan Sukabumi Mengajar Batch 6) Perjalanan tanpa harapan lagi-lagi menyimpan kejutan dan sarat pembelajaran. Alam selalu menunjukan jalan saat kita lebih memperhatikan dan mendengarkan. Semesta tidak serta merta meninggalkan saat hati bergegas dengan keterbukaan. Tanah Cirengrang mengajarkan makna hidup lebih berkesadaran untuk selaras dengan alam. ant. Datang dan Ketenangan Pertama menginjakan …

Continue Reading
kabar pendidikan

Esensi Menjadi Relawan

(Retrospeksi 1# Pejelajahan Nilai bersama Gerakan Sukabumi Mengajar Batch 6) Sebuah nilai di hari pembekalan. Perjalanan tanpa harapan, bahkan aku tak mengharapkan sebuah pembelajaran bisa kudapatkan. Hanya gelas kosong yang ku siapkan dalam setiap perjumpaan. Datang untuk menjadi relawan, katanya. Bullshit sekali, relawan mana yang hanya membawa diri yang tak berisi dan tidak menyiapkan apapun …

Continue Reading
curhatAv

Makna Sebuah Jeda

1# Retrospeksi Ambu Tingtrim “Jeda; tentang beretrospeksi apa yang telah dilakukan, berefleksi akan orientasi yang selalu dirawat dan mengevaluasi nilai hidup yang akan terus diperjuangkan” ant 10 Oktober 2020, menjadi momentum yang cukup mengubah hidupku. Hari dilaksanakannya opening toko kelontong minim sampah kecil-kecilan yang ku rencanakan jauh-jauh hari. Awalnya ku merencanakannya pada 8 Oktober 2020, …

Continue Reading
persepsi

Perubahan Iklim vs Kesehatan Mental

by : Thayyibah Nazlatul Ain        Kesadaran masyarakat mengenai isu kesehatan mental semakin hari semakin meningkat. Hal ini terlihat dari bermunculannya berbagai kampanye dan komunitas yang mulai peduli akan kesehatan mental. Bahkan, kini banyak para pejuang kesehatan mental yang mulai berani sharing dan speak-up mengenai kondisi sakit mentalnya sebagai salah satu upaya memutus stigma beberapa …

Continue Reading
curhatAv

Jatuh Cinta dan Melepaskan

(Pelajaran Berharga dari Mejelis Muhasabah Ustadz Cinta) Jatuh cinta adalah sebuah anugerah yang tak dapat dilawan. Namun, merawatnya adalah sebuah pilihan. Terkadang ini hanya perkara melepaskan. Agar tak tenggelam dalam jurang harapan. Berserah tuk menanam kenyamanan dalam keimanan. ant Sejujurnya hampir tidak pernah aku menulis hal-hal yang berakaitan dengan hubungan percintaan. Ntahlah, rasanya masih merasa …

Continue Reading
kabar pendidikan

Memaknai Sebuah Ilmu

 (Pesan Sarat Makna dari Seorang Petani di Gunung Guruh) Esensi sebuah ilmu adalah bukan tentang seberapa besar ilmu yang kita miliki, namun saat memilikinya membuat kita semakin meyakini kebesaran-Nya dan keberkahannya menjadikan hati tergerak untuk menebar kebermanfaatan pada makhluk-Nya dan mencintai bumi, rumah tempat kita menghamba. ant Pendidikan semakin tinggi memang membuat kita semakin kritis …

Continue Reading
hidup holistik ngebolang

Belajar Mindfulness dari Ngaprak

(Sebuah Cerita Perjalanan Tanpa Harapan) Perjalanan tanpa harapan ternyata menyimpan kejutan. Rangkaian petunjuk diyakini bukanlah kebetulan. Tapi sebuah bukti bahwa alam akan menunjukan arah jalan saat kita mendengarkan. Semesta tidak serta merta meninggalkan saat kita bergegas dengan hati penuh keterbukaan. Penjelajahan yang mengajarkan arti kehidupan bahwa memiliki tujuan memang adalah sebuah keharusan, namun dalam perjalanan …

Continue Reading
curhatAv

Mengenal Diri untuk Berdamai

“Kemerdekaaan adalah ketika bisa berdamai dengan ‘setiap’ tantangan kehidupan yang datang. Sehingga menyadari apa yang dirasakan, dipikirkan dan dilakukan. Hingga pada titik memahami bahwa kemerdekaan tidak hanya tentang diri sendiri, tetapi bagi sesama manusia, makhluk lain di sekitar dan bumi tempat berpijak.” ant Pernah gak sih tiba-tiba nangis sendiri tanpa sebab? Merasa marah dan benci …

Continue Reading
persepsi

Melawan Perubahan Iklim dengan Mendengar Suara Alam

(Refleksi Strategi Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Berbasis Kearifan Lokal Pada Masyarakat Adat Kasepuhan Sinar Resmi) “Selama ini, mungkin banyak orang yang agamis dan humanis, tetapi pada alam tidak jarang orang yang egosentris, menjadikan dirinya sebagai pusat kehidupan dan merasa lebih superior. Lantas apakah selama ini kita sudah benar-benar menjadi manusia yang ‘beretika’ ?” Kemerdekaan …

Continue Reading
curhatAv

Berteman Sebatas ‘Kebutuhan’?

Menjalin hubungan bukan harus selalu bertanggung jawab akan kebahagiaan orang lain. Sejatinya, kita bisa respect dan membahagiakan orang lain sepenuhnya ketika kita sudah mencintai diri sendiri dengan memahami batasan akan value yang kita pegang. Semakin dewasa rasanya memang kita semakin selektif dalam memilah teman dan  membatasi diri kita. Pertemanan itu berawal dari satu hal yang …

Continue Reading
suara bumi

Berkesadaran; Zero Hunger dengan ‘Beretika’ pada Alam

(Refleksi Ketahanan Pangan Kampung Adat Kasepuhan Sinarresmi Kab. Sukabumi) Lagi-lagi bahas beretika dan berkesadaran. Yap, karena kadang memang kita sering mengagungkan bagaimana beretika pada manusia dan Tuhan tapi melupakan ‘etika’ pada alam. Kini saatnya kembali berefleksi. Nilai Sebuah Perjalanan Tulisan ini dilatar belakangi dari sebuah perjalanan menuju kampung adat Kasepuhan Sinarresmi Kab. Sukabumi. Ada banyak …

Continue Reading
minimalist

Berkesadaran; Etika Berpakaian

Selama ini, etika berpakaian diartikan dengan bagaimana kita menggunakannya berdasarkan prinsip dan norma yang disepakati di masyarakat dan agama. Hingga memang benar, jika banyak yang agamis dan humanis, tapi tak jarang yang egosentris. Lupa peran alam dan bahkan tidak beretika pada lingkungan. Lantas, apakah kita sudah benar-benar ‘beretika’ dalam berpakaian? tna Mendengar istilah etika, mungkin …

Continue Reading